Awalnya aku coba untuk membiasakan diri. Niat. Udah didasari sama niat. Niat yang bener-bener niat. Tapi nihil. Tetep nggak bisa.
Ini yang dibilang udah nyaman dengan sebuah rumah?
Kalau bukan nyaman, apa namanya?
Yang kalian selalu bilang buat segera pindah, aku juga ingin. Tapi ngelakuinnya nggak segampang sama apa yang diomongin.
Kalau orang bilang, semuanya butuh proses, dan nggak akan semulus paha SNSD.
Proses itu memang memakan waktu yang cukup lama, apalagi buat aku yang udah bener-bener kerasa nyaman, akan sangat sulit untuk beradaptasi dengan sangat cepat.
Dia, yang begitu memberi kita banyak kenangan, akan lebih sulit dilupakan.
Bukan-bukan, bukan ingin melupakan semuanya, hanya perasaannya aja. Lebih tepatnya perasaan terhadap orang tersebut. Harus segera dilepaskan. Karena kalau enggak, itu bakal bikin kita sendiri terluka, kan?
Kalau dua-duanya masih saling sayang?
Berkorban. Berjuang. Kalau bisa ngerangkul dua kata itu, kalian akan menang. Semua butuh pengorbanan dan perjuangan. Seperti halnya hidup, tanpa pengorbanan dan perjuangan nggak akan ada apa-apanya kan.
Kadang, lihat mereka yang bisa barengan walaupun beda, bikin aku iri. Bener-bener iri.