Rabu, 23 Februari 2011

You and Me Part 1



Aku merebahkan tubuh ke sofa panjang berwarna merah di dorm Super Junior. Namaku Kim Shin-Ra, kalian pasti bingung kenapa aku bisa berada ditempat terkutuk ini? Kim Jung Woon-lah jawabannya! Aku saudara sepupunya, aku lebih memilih tinggal di Korea daripada ikut dengan kedua orang tuaku ke Amerika.
Hari ini aku disuruh oleh Yesung Oppa untuk mengunjungi dormnya. Tapi bukannya aku diperlakukan seperti tamu, tapi PEMBANTU…! Aish, keterlaluan Yeppa tuh. Ah tapi ini sudah sering kulakukan, jadi aku tak perlu mengomel lagi, hanya saja tidak seterusnya dengan bantuanku kan?
Pagi-pagi sekali dia menelfonku dan menyuruhku untuk kelantai sebelas. Aku tinggal dilantai sepuluh disebuah apartemen yang cukup mewah di Seoul.
“Ayolah chagi.. Sekali ini saja, bantu kami membersihkan dorm…!” pintanya sambil memohon.
“Ah kau ini, kau fikir aku pembantumu, hah?! Kau selalu berkata ‘sekali saja..!’ tapi, ini sudah berkali-kali” aku mendesah kesal sambil berkacak pinggang.
“Ya benar Shin-Ra ah, kami tidak akan bisa bekerja tanpamu..! Jebal….” Mohon Eunhyuk hyung padaku.
“Chagiku sayang… Kau ini adik sepupuku yang paling baik, dan selalu mau membantu Oppa-nya yang sedang kesusahan, jadi Jebal….!” Dia berlutut didepanku sambil memandangku. Dan akhirnya akupun mengalah.
Gilaaa! ini apartemen apa gudang? astaga! benar-benar seperti kapal pecah. ada saja celana dalam disofa, handuk kecil diatas kulkas, PMP di lantai bagaimana kalau terinjak?! akan kusukurkan kau Kyupa!, ddangkoma di bath up. Astaga! Yeppa tuh teledor banget sih?! 
Dilantai sebelas, hanya ada Yeppa, Ryeowook Oppa, Sung-Min Oppa, Eunhyuk Oppa dan Kyuhyun Oppa. Kami semua bekerja keras membersihkan dorm ini dengan semangat, dan rencananya wallpaper di dorm itu akan diganti.
Tapi saat masuk ke kamar Yeppa, aku melihat seseorang masih terbaring pulas ditempat tidur.
Ah, dasar kebo..! tidur mulu kerjaanmu..! batinku sambil berkacak pinggang.
Aku mengguncang-guncangkan tubuhnya, tapi tetap saja ia tidak terbangun. Dengan terpaksa akhirnya aku berteriak kencang sehingga ia terlonjak kaget dan semua penghuni di ruangan itu langsung datang ke sumber suara.
“Yak youja pabo..! apa-apaan kau ini?! Kau mau membuatku mati tiba-tiba, hah?!!!” seru Kim Ryeowook memanyunkan bibirnya.
Aku terkekeh sambil mengayun-ayunkan kemoceng yang ada ditangan kiriku.
“Ada apa Shin-Ra?” tanya Sungmin terlihat khawatir. Aku menatapnya bingung dan kemudian meringis.
“Hehehe.. anio Oppa. Hanya membangunkan Ryeowook Oppa saja..! Mian ne..”
“Aish, aku fikir ada apa…!”
“Yak pabo..! kau sudah menggangguku, arasso?!” ia melemparkan bantal padaku dan berhasil kutangkap.
“Bangun pabo..! ini sudah jam berapa, hah?! Cepat rapikan tempat tidurmu dan ikutlah kerja bakti..!” aku melemparkan kembali bantalnya dan tersenyum geli.
“oooogh.. baiklah..!” 


Hari itu kami saling bantu membantu, Kim Ryeowook bertugas didapur untuk memasakkan makanan untuk kami, Aku dan Yeppa bertugas mengganti wallpaper dorm itu, Sung-Min dan Kyuhyun Oppa bertugas membersihkan kamar mandi dan menata ruang tamu, dan Eunhyuk Oppa bertugas membersihkan setiap kamar di dorm SuJu itu.
Seharian itu ku habiskan hanya untuk berolah raga bersama, tepatnya bergotong-royong. Payah sekali Oppa-Oppa Super Junior itu, setiap kali sudah dibersihkan, pasti besoknya akan terlihat seperti gudang lagi.  Kau tidak percaya? Datanglah sendiri…!
Ada saja Yeppa yang menanyakan dimana dakomangnya, dan ternyata dia lupa bahwa dia meninggalkan dakomang di bath up kamar mandi, Eeteuk oppa yang selalu rebut mencari jam tangan kesayangannya dan pasti semuanya disalah-salahkan dan dituduh menyembunyikan jam nya itu, aish kurang kerjaan sekali Oppa..! Ryeowook Oppa yang hobinya memberantaki dapur, dan lemari pendingin membuat para hyung dan dongsaengnya mengomel, Sungmin Oppa yang sangat antusias bermain gitar dan jika lelah pasti suaranya jadi sangat kacau membuat gendang telinga orang bisa pecah. Dan Oppa yang satu ini yang paling menyebalkan sekaligus cerewet, Kyuhyun Oppa yang selalu bertanya dimana PMP-nya dan jika sudah kalah bermain pasti akan berteriak-teriak tidak jelas sehingga membuat penghuni dorm itu kewalahan, dan ada saja sikap jahilnya yang membuatku dan yang lainnya memanas.

Tapi dibalik semua itu aku sendiri sebenarnya sangat senang berada disekeliling mereka. Aku benar-benar sudah terlanjur senang bersama mereka.
Aku dan Ryeowook Oppa duduk berdua dibangku taman kota. Menikmati dinginnya udara di Seoul.
“Ryeowook Oppa, kau mau menyanyikan satu lagu untukku?”
“Mwo? Untuk apa?”
“Aku ingin mendengarkan suara aslimu..! Hehehe…”
“Dasar aneh! Anio..!”
“Ah ayolah Oppa.. tadikan juga sudah kubantu membersihkan dorm, anggaplah ini permintaanku padamu..!”
“Wah, kau tidak ikhlas ya membantu kami, hah?”
“Tidak ikhlas untukmu..! Huh..! Menyebalkan..” aku memanyunkan bibir dan mengalihkan pandangan kekolam ikan yang ada didepan.
Tiba-tiba terdengar olehku alunan suara yang sangat merdu dari mulut Ryeowook Oppa. Aku tertegun dan memandang kearahnya. Ia menyanyikan lagu SuJu KRY, just you.. Aish, begini yang kumau…
Aku sangat menikmati suara merdunya sampai-sampai aku tertidur dibahunya.
“Aish, dasar youja pabo..! kenapa malah tidur? Merepotkan saja..!”

Ryeowook pov
Suasana sore di taman kota Seoul tidak terlalu ramai, Aku memakai topi dan kaca mata hitam untuk menutupi siapa diriku agar tidak dikenali oleh orang.
“Ryeowook Oppa, kau mau menyanyikan satu lagu untukku?”
“Mwo? Untuk apa?”
“Aku ingin mendengarkan suara aslimu..! Hehehe…”
“Dasar aneh! Anio..!”
“Ah ayolah Oppa.. tadikan juga sudah kubantu membersihkan dorm, anggaplah ini permintaanku padamu..!”
“Wah, kau tidak ikhlas ya membantu kami, hah?”
“Tidak ikhlas untukmu..! Huh..! Menyebalkan..” Shin-Ra memanyunkan bibirnya dan mengalihkan pandangan kearah lain. Sangat lucu sekali gayanya. Aku suka itu!
Tiba-tiba saja hatiku menginginkanku untuk menyanyikan sebuah lagu Just You didekatnya, dan langsung saja satu lagu teralun dari mulutku. Aku menyanyikannya sambil memejamkan mata, dan aku merasakan Shin-Ra menyandarkan kepalanya dibahuku, aku tidak beralih dan membiarkannya bersandar dibahuku.
Dia tertidur..!
“Aish..! dasar youja pabo..! kenapa malah tidur?! Merepotkan saja..!” dengan terpaksa aku menggendongnya dan membawanya pulang ke dorm.
Tok..tok..tok…!
Kuketuk pintu dormku dan akhirnya terbuka setelah aku menunggu agak lama.
“Yak Wookie..! kenapa dia kau gendong?!” tanya eunhyuk saat membukakan pintu.
“Seharusnya kau biarkan aku masuh dulu hyung..! kau tahu badanya sangat berat…!” Aku langsung menerobos masuk dan merebahkannya di kamar dorm ku.
Aku menghela napas panjang dan berkacak pinggang.
“Baru kau apakan dia?” tanya Kyuhyun yang tiba-tiba sudah berdiri dibelakangnya.
“Eh? Tidak kuapa-apakan..! Enak saja kau bicara..! Aku baru saja dari taman bersamanya, dan dia tertidur…! Benar-benar konyol sekali..!” desahku.
“Taman? Kau berkencan dengannya?” tanya Kyuhyun lagi.
“Kau ini cerewet sekali..! berdua ditaman belum tentu berkencan, bodoh…!” ucapku sambil menahan rasa malu.
“Ah sudah-sudah biarkan dia tidur dulu.. kasihan, seharian dia telah membantu kita bukan?” ucap Sungmin hyung dengan polos. Kami meninggalkan Shin-Ra sendiri dikamar, aku memandangnya sebentar kemudian tersenyum padanya.

Shin-Ra pov…
Hampir setiap hari entah itu siang atau malam, Ryeowook Oppa selalu mengajakku melihat pemandangan taman, aku jadi tidak pernah merasa kesepian. Kadang-kadang sebagian dari member SuJu juga ikut bergabung dengan kami. Aku jadi merasa mempunyai keluarga baru.

Tok..tok..tok..
Pintu dormku diketuk oleh seseorang. Eh, tapi dari suara langkahnya tidak hanya satu orang yang berada diluar pintu. Ah mengganggu saja.
“Sebentar ya, aku mau membukakan pintu” ucapku pada So Yoon-Hye. Dia adalah teman sekelasku, bukan hanya teman sebenarnya, lebih tepatnya sahabat.
“Ne..” jawabnya singkat.
Aku melangkahkan kaki ke arah pintu kemudian segera membukakan pintu dan betapa terkejutnya aku saat melihat Yesung Oppa, Ryeowook Oppa, Kyuhyun Oppa, Eunhyuk Oppa, Eeteuk Oppa, Sungmin Oppa dan Heechul Oppa berdiri didepan pintu dormku sambil membawa beberapa botol minuman, dan beberapa bungkus plastic, aku tidak tahu apa isinya tapi sepertinya ini tanda-tanda yang sangat buruk.
“Hei kau tidak menyuruh kami masuk?” tanya Yeppa padaku.
“Ah.. Ya, silahkan..”
Benar saja..! Mereka akan berpesta di dorm ku.. Aish, mimpi apa aku semalam….!!!!!!
Aku dipaksa ikut berpesta untuk malam ini, ah tapi aku tidak terbiasa seperti itu. kubiarkan mereka berpesta ria, dan Yoon-hye juga sepertinya sangat menyukai mereka, dia ikut bergabung dengan mereka. Aku memilih untuk diam saja memperhatikan mereka.
Yesung dan Eunhyuk Oppa yang sedang berkarauke ria dengan ditemani beberapa botol coca cola, Eeteuk dan Sungmin Oppa yang asyik bernyanyi ria dengan gitarku dikamarku dengan candaan yang keras. Kyuhyun Oppa, sudah ditebak, pasti sedang asyik bermain starcraffnya.. dasar Gamekyu! Eh? Tebakanku salah.. dia sedang berbicara ditelfon dengan senyuman lebar. Aish, pasti dari Vivo..! siapa lagi kalau bukan kekasih barunya? Dan kemana orang satu itu?
Aku berjalan melangkahkan kaki mencari orang itu. ah itu dia..! dia sedang asyik mengobrol bersama Yoon-Hye di balkon dormku yang menghadap ke kota sehingga pemandangan malam kota Seoul juga bisa terlihat dari sana, itulah alasanku menyukai dorm ini. Hahahay.. tidak penting sekali aku mengatakannya padamu..
Mereka terlihat sangat akrab sekali, seperti sepasang kekasih. Padahal Yoon-hye baru mengenal Ryeowook Oppa. Ah bisa kulihat, sahabatku itu sepertinya menyukai Rye-Oppa. Wah wah.. jangan sampai…! Jangan jangan jangan..
Dan apa mungkin Rye-Oppa menyukai nya juga? Oh tidak..! jangan sampai juga..! aish, berfikir apa aku ini? Pabo..pabo..paboo..! Aku memukul-mukul kepalaku sendiri dan tiba-tiba saja lenganku ditahan oleh seseorang. Aku memalingkan wajahku dan terkejut saat melihat siapa yang menahan lenganku. Yeppa! Aish, bagaimana ini?
“Jangan bertindak bodoh seperti itu, chagi..! belum tentu dia menyukai Yoon-hye” ucap Yeppa.
“Ah? Kau….”
“Ya aku tahu itu. Dia sangat mudah menyukai seseorang, tapi dia tidak mudah menyayangi seseorang.”
Seperti itukah? Aish, bagaimana bisa aku bersikap biasa saja..

Akhir-akhir ini Yoon-hye dan Rye-Oppa terlihat sangat akrab dan sering bertemu. Aku tidak tahu apa yang selalu mereka perbincangkan. Ah, menyebalkan sekali..! Biasanya dia selalu mengirim pesan padaku, tapi sekarang? TIDAK! Rye Oppa juga sudah jarang mengajakku ke taman. Kadang aku berkunjung ke taman dan menikmati pemandangan itu seorang diri. entah mengapa, setiap aku berkunjung ke taman, perasaanku selalu bisa tenang seakan tempat itu adalah obat perasaanku. Lebay ah..

“Chagi, ayolah.. Hanya malam ini saja..!” mohon Yeppa padaku dengan memasang puppy eyes nya.
“Apaan? Sekali tidak ya tetap tidak oppa..!”
“Ayolah, kau tahu aku belum menemukan pasanganku.. sedangkan yang lainnya sudah mempunyai pasangan dipesta itu…”
Yeppa berlutut dihadapanku, jelas saja aku terkejut. Aku memandangnya memelas, dan akhirnya menyerah. Entah mengapa aku selalu bisa kalah jika berdebat dengan Yeppa.
“Baiklah.. Malam ini saja..!”

“Aku sudah siap Oppa..!” kupandang Yeppa yang sedang duduk disofa bersama Heechul Oppa dan Eeteuk Oppa. Mereka memandangku dengan terkejut.
“Hei kau ini mau ke pesta atau mau berbelanja, hah?!” tanya Heechul Oppa yang kemudian berdiri memandangku. Aku melihat kepenampilanku, tidak ada yang salah kan? Memakai rok mini putih dan baju berkerah putih.
“Memangnya salah ya?” tanyaku memasang wajah innocent.
“Sangat!” ucap mereka serempak.

“Nah seperti ini yang dibilang bagus..! kau, kau benar-benar sangat cantik, Shin-Ra..!”  puji Yeppa padaku.
“Yak benar. Tidak seperti tadi!” tambah Eeteuk Oppa sambil mengeluarkan ponselnya dan berpose denganku.
Ya, Siapa lagi kalau bukan Heechul Oppa yang mendandaniku? Hahaha.. walaupun dia laki-laki, dia masih bisa mengerti urusan wanita. Setengah jam dia mendandaniku. Dia memilihkan mini dress selutut berwarna putih dan high heels abu-abu. Rambutku dibuatnya menggelung keatas. Ah ternyata perfect juga!
Suasana digedung itu ramai sekali. Oh oh kemana Ryeowook Oppa itu? Aish, kenapa tidak terlihat badannya? Oh ya aku lupa, dia kan pendek! #Hahaha..
Yeppa merangkulku menuju tempat minum “Ayo cari minum..!”
Aku menurut saja dengannya, dia menggandengku dan menarikku menuju dalam gedung.
“Yoona ssi…!” Yeppa berseru pada seorang yang memakai gaun biru tua dengan rambut dibiarkan tergerai. Dia melambai keara Yeppa dan menemuinya. Sudah tanda-tandanya nih..! Aku bakal dikacangin..! Aish…
“Yesung Oppa..! Wah lama ya kita tidak bertemu,” dia mencium kedua pipi Yesung. Ish, jijay!
“Ne, dengan siapa kau?”
“Biasa, dengan teman-temanku. Eh ada kau juga Shin-Ra..!” dia tersenyum kearahku. Aku memaksakan seulas senyum kemudian berpaling mencari Kim Ryeowook.
“Hm.. Shin-Ra, bolehkah ak—“
Sebelum Yeppa mengatakannya aku sudah menyelanya dulu, “Boleh. Aku tahu maumu, Yeppa! Dasar menyebalkan, tau seperti ini aku tak akan mau menjadi pasanganmu! Lebih baik tidur di rumah. Sudah sana!”
“Ah gomawo chagiya..!” dia mencium pipiku dan menggandeng Yoona pergi. Selalu begini, pertama butuh eh kedua ditinggalin..
Aku seperti orang hilang saja disini, kemana Oppadeul yang lainnya? Omooo. Ingin sekali rasanya menjerit menangis.
“Shin Ra ssi…!” panggil seseorang padaku. Aku menoleh dan langsung tersenyum lebar.
“Sungmin Oppa..!” aku segera menghampirinya. Ah leganya bertemu dengan malaikatku.
“Hei kenapa sendiri saja? ayo duduk disana, bergabung dengan kami..” dia menggandengku membawaku ke meja SuJu.
“Ah ya, Yeppa bersama dengan Yoona Eonnie. Selalu begitu, tega sekali dia padaku..!” desahku kemudian.
Ah ternyata mereka disini. Siapa lagi kalau bukan Kim Ryeowook dan Yoon-hye. Aku langsung duduk disamping Sungmin Oppa dan mengacuhkan mereka yang sedang bercanda. Ugh, dasar menyebalkan..! Mengapa harus didepanku, hah?! Hei Kim Ryeowook pergi saja kau sana..! kau hanya membuatku merasa seakan diremas-remas tidak jelas..!
“Hei Shin-Ra. Kau terlihat sangat cantik malam ini..!” puji Yoon-hye padaku.
“Yang cantik siapa? Aku kan? Ya sudah diam saja..!” jawabku ketus. Mereka memandangku bingung.
“Begitu saja marah. Kau sedang haid ya..!” tanya Yoon-hye padaku lagi. Aish, pertanyaan macam apa itu? Mana Kim Ryeowook menertawaiku juga yang lain. Dasar menyebalkaaaan..!
“Bukan urusanmu..!”
Kini saatnya dansa, Kim Ryeowook mengajak Yoon-hye berdansa bersama. Iiikh.. benar-benar membuatku panas saja. ingin sekali ransanya memukul dua orang itu! kulihat mereka berdansa bersama dengan sangat mesra. Loh loh? Apa mereka sudah……

Ryeowook POV.
Kulihat Sungmin hyung menggandeng seorang gadis ber-dress putih menuju kemeja kami. Siapa dia? Astaga..! Dia kan? Mana mungkin..?
Aku melanjutkan permainan tanganku bersama Yoon-hye, ya sedikit kecewa karena aku sekarang jarang bertemu dengannya. Tapi ini kan juga karena aku ingin mengetesnya.
“Hei Shin-Ra. Kau terlihat sangat cantik malam ini..!” puji Yoon-hye padanya.
“Yang cantik siapa? Aku kan? Ya sudah diam saja..!” jawabnya ketus. Aku memandangnya bingung. Kenapa sikapnya aneh sekali?
“Begitu saja marah. Kau sedang haid ya..!” tanya Yoon-hye padanya lagi. Tiba-tiba saja tawaku meledak. Sungmin hyung, Eeteuk hyung dan Heechul hyung juga ikut tertawa mendengar perkataan dari Yoon-hye.
“Bukan urusanmu..!”.
Ah ini saatnya berdansa, tidak mungkin juga aku mengajaknya berdansa. Yoon-hye kan pasanganku mala mini. Kugandeng tangannya dan beranjak dari kursi.

Menyebalkan.. menyebalkan..menyebalkan..!
Ini semua juga gara-gara Yeppa..! Coba dia tidak mengajakku kemari?! Tidak akan begini jadinya. Kulihat Yoon-hye mendekatkan wajahnya ke wajah Ryeowook Oppa. Oh oh oh..! No..! Apa yang akan dia lakukan terhadapnya? Jangan sampaaaai! Aku beranjak dari kursi hendak melangkahkan kaki tapi lenganku ditahan oleh seseorang.
“Mau kemana?” tanya Heechul Oppa padaku.
“Ehm.. keluar Oppa, ya benar. Udara disini sangat panas..! aku tidak tahan..!” ucapku berbohong. Aku segera melangkahkan kaki dan kusengajakan tanganku menyenggol sisi kanan Yoon-hye. Kulirik dia menatapku dan melanjutkan dansanya lagi.

Yesung POV
“Aaaah.. bagaimana ini? Sudah ku cek ke apartemenya, tapi dia belum pulang. Oh Tuhaaaan…!” aku mengusap wajah dengan kedua telapak tanganku.
Member yang lain juga ikut mencari keberadaan Shin-Ra, kemana sih gadis itu? kenapa belum pulang juga? Padahal ini sudah pukul satu malam, tapi belum juga pulang. Apa jangan-jangan dia….?
“Sabar hyung.. Kita akan bantu mencari dia..” ucap Ryeowook menenangkanku.

Ryeowook POV
Ah itu anak kemana sih? Selalu membuat kami khawatir.
“Ryeowook, bagaimana ini? Dia belum ketemu juga, aku takut terjadi apa-apa dengannya..” kata Yesung hyung sambil bersandar di dinding dengan wajah kusut.
Ah apa dia ada disana…?
“Ah hyung! Sepertinya aku tahu dimana dia..!” seruku sambil tersenyum. Yesung hyung menatapku bingung juga yang lainnya.
“Dimana ?” tanya Kyuhyun dengan nada semangat.
“Biar aku saja yang menemuinya.. Aku akan membawanya pulang hyung!” kataku sambil melangkahkan kaki keluar dari dorm.

Shin-Ra POV
Udara ditaman kota malam itu sangat dingin sampai menusuk tubuhku. Ah bodoh sekali, kenapa tidak membawa jaket kemari? Aku kembali teringat akan sosok Kim Ryeowook yang selalu menyanyikanku sebuah lagu ditaman ini. Ini sudah pukul satu malam, aku belum ingin pulang ke apartemenku. Pikiranku benar-benar sedang kacau. Ah pasti Yeppa menyangkaku sudah pulang, biarlah..
Aku bersandar dibangku taman memandang kearah langit malam. Banyak sekali bintang-bintang yang berteburan dimalam ini. Aku tersenyum memandang bintang itu.
“Andai kau disini.. Menemaniku melihat indahnya bintang..” ucapku lirih.
“Aku memang ada disini bersamamu..” ucap seseorang dari belakang. Sepertinya aku mengenal suara ini. Kim Ryeowook! Aku menoleh dan benar saja, dia berdiri dibelakangku dan tersenyum memandangku.
“Kenapa kau kemari?!” tanyaku ketus.
“Karena kau. Kenapa tidak pulang? Yesung hyung mengkhawatirkanmu, bodoh..!” dia duduk disampingku, kujaga jarak antara ku dan dirinya.
“Apa urusanmu, hah?! Siapa yang tidak pulang? Aku kan? Ya sudah..!”
Dia mengatur posisi duduknya dan memandangku dengan tajam, aku tetap menatap kedepan.
“Kau ini kenapa? Jika kutanya selalu begini..!”
“Siapa yang begini? Aku kan? Ya sudah..!”
“Oh jadi begitu. Ok, ok, fine..!” dia kembali keposisinya duduk semula dan melipat tangannya kedepan dada.
Cukup lama kami berdiam diri, aku sudah tidak tahan untuk bertanya soal Yoon-hye dan akhirnya aku mengalah.
“Kau menyukainya?” tanyaku.
“Siapa?”
“Yoon-hye”
“Siapa yang menyukainya? Aku kan? Ya sudah diam saja..!”
Aku membelalakan mataku, “Hei jangan tiru kata-kataku, pabo..!”
“Yang meniru siapa? Aku kan? Ya sudah diam saja..!”
“Aish terserahmu saja..!” aku beranjak dari bangku.
“Kau belum bertanya padaku siapa yang kusuka kan?”
Aku berdiri tertegun, iya juga ya?
“Kau tidak ingin tahu siapa yang kusuka?”
Aku membalikkan badanku dan menatapnya, “Terserah kau mau menyukai siapa, itu juga bukan urusanku. Dan aku bukan sebagian dari hatimu!”
“Bagaimana jika itu menjadi urusanmu? Bagaimna jika kau memang sebagian dari hatiku..?”
Omoo? Apa aku tidak salah dengar? Hatiku sudah berdebar-debar, oh tuhaaan..
“Apa maksudmu, hah?!”
“Choaeyo..! Saranghae Kim Shin-Ra..!”
Deg..! Jantungku seakan berhenti, darah ditubuhku seakan habis tersedot selang. Dia memegang tanganku dan menatapku.
“Aku menyukaimu..!”
“Mwooo? Lalu apa yang kulihat tadi? Yoon-hye akan menciummu. Dan kau bersikap biasa-biasa saja.”
“Bodoh..! tadi hanya adegan, karena aku mengetesmu..!”
Astaga, bagaimana ini?
“A~aaku.. Saranghamnida Oppa…!”
Aku langsung memeluknya dengan erat, ingin sekali kuhentikan waktu. Nyaman sekali berada dipelukannya.
Dia mengeratkan pelukannya dan mencium kepalaku.
“Ne, arayo. Would you be my sweet darling, Shin Ra?” dia melepaskan pelukannya dan berlutut dihadapanku. Astaga, mimpi apa aku semalam? Jelas mauuuuuu!
Aku mengangguk dan tersenyum.
“Gomawooo…! Mulai saat ini, kita deal..!”
“Ne..!”
Aku dan Ryeowook Oppa berjalan meninggalkan bangku taman itu sambil menatap kearah langit. semoga aku dan dia akan terus seperti ini..!
 To be continue

 FIGHTING ELF INDONESIA!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar