Aku berjalan keluar dari kelas. Suasana hari Jum'at memang selalu terasa panas. Membuat seragam sekolah mudah sekali basah. Murid-murid berhamburan keluar dari kelas mereka, berlomba-lomba untuk berjalan ke luar dari sekolah, terutama anak laki-laki yang hendak melaksanakan shalat Jum'at.
Lapangan SMANSA benar-benar terlihat sangat panas, disinari oleh teriknya sang mentari yang bersemangat menunjukkan kekuatannya pada dunia.
Aku mengambil masker bergambar winnie the pooh didalam tasku dan segera memakaikannya didepan mulut. Dengan menggendong tas ranselku yang tidak begitu berat, langkah demi langkah aku kuatkan kulitku yang rentan terkena sinar ultraviolet berjalan menuju gerbang sekolah. Seseorang menyamai langkahku dan tersenyum padaku.
"Kak Dee." sapaku dibalik masker.
"Halo Dira. Loh kok ditutupin masker wajahnya?"
"Panas kak." jawabku singkat.
"Oh.." kami terdiam, lalu terhenti diseberang jalan. Menunggu waktu menyebrang.
"Kamu pulang sendirian?" tanya Kak Dee.
Aku mengangguk, "Iya kak. Masa mau sama Kak Dee?"
"Ya nggak papa sih kalo mau sama aku. Tapi pulangnya jam satu, habis selesai jum'atan." jawab Kak Dee diselingi dengan senyuman.
Aku tersenyum dibalik masker, "Kelamaan kak."
Kami menyebrang bersama dan masuk kedalam parkiran motor.
"Yaudah, kamu pulangnya hati-hati ya."
Aku menoleh kearahnya yang hendak bergabung bersama teman-temannya.
"Iya. Makasih kak." Tersenyum dan melambai kearahnya.
Sebuah perhatian yang tulus dan sangat bermakna untukku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar